Ancaman Virus Komputer


virusJaman sekarang kebutuhan akan komputer sudah tak terelakan lagi, bahkan terkadang saat tidurpun komputer masih berada di dekatnya, dengan 2 smartphone di sebelah kiri dan 1 tablet di atas kepala. Smartphone dan tablet juga termasuk komputer, dan semua komputer yang memiliki sistem operasi selalu ada kemungkinan terinveksi virus.

Jadi pada setiap komputer yang Anda gunakan, virus komputer dapat menyelinap masuk. Ini sudah menjadi topik perbincangan pengguna komputer. Dulu saat sistem operasi DOS (Disk Operating System) banyak digunakan, kita sudah mengenal virus yang mampu menginfeksi file dan boot sector. Lalu saat sistem operasi Windows ngetop, virus juga terus berkembang dengan berbagai variaannya sehingga muncul istilah lain seperti Worm atau Trojan. Dibarengi lagi dengan teknologi Internet, muncul lagi yang namanya botnet, spyware, dan seterusnya, untuk gampangnya semuanya disebut sebagai malware (malicious software) alias software yang berbahaya.

Sekarang dengan era smartphone dan tablet dengan sistem operasi Android, malware yang dibuat untuk sistem operasi ini juga meningkat pesat. Seharusnya semua orang wajib mengetahui bagaimana cara penyebarannya, dan apa dampak dari virus kalau sudah menyerang komputer Anda, karena sebenarnya cara terbaik menghalau virus adalah kewaspadaan yang dibarengi dengan pengetahuan, tentunya tidak diperlukan pengetahuan yang kelewat canggih atau kemampuan programming untuk itu.

Penyebaran Virus

Hampir setiap orang sering bertukar data, di sanalah virus mencoba menyebar dengan memanfaatkan media yang digunakan untuk pertukaran data. Karena itu virus menginfeksi boot sector di disket pada jaman DOS, lalu pada jaman flashdisk banyak digunakan (masih berlangsung sampai sekarang), kebanyakan virus membuat  autorun.inf, shortcut, atau file yang menarik perhatian misalnya dengan nama file atau icon yang mengundang untuk di-klik (teknik social engineering). Saat orang rajin berinternet ria maka virus juga mencoba menginfeksi website dengan script berbahaya yang dapat mendownload file malware, media lain seperti email dan pertukaran file melalui torrent juga tidak luput dari ancaman virus.

Jadi, pahami bahwa virus mengincar Anda melalui media yang sering Anda gunakan, jadi berhati-hatilah saat membuka email attachment, mendownload file, mengcopy file dari harddisk portable/flashdisk, jangan klik link yang tidak jelas dan mencurigakan (misalnya berbau pornografi) yang mungkin muncul di Facebook atau media sosial lainnya.

Untuk pembuat virus yang expert, mereka dapat mencoba menemukan celah keamanan sistem operasi atau script open source untuk menyebar secara diam-diam, jadi selalu update security patch/update dari sistem operasi yang Anda gunakan atau script website seperti Joomla! atau WordPress.

Sebuah virus komputer super canggih diketahui telah menjangkiti beberapa komputer pemerintah di Timur Tengah, terbanyak terdapat di Iran. Virus ini diketahui dapat menyedot informasi dari komputer yang dijangkiti dan perangkat seluler di dekatnya.

Diberitakan CBS News, Selasa 29 Mei 2012, virus bernama “Flame” ini memiliki ukuran dan kompleksitas tingkat tinggi. Perusahaan keamanan internet Rusia, Kaspersky, mengatakan bahwa virus kali ini lebih canggih dari Stuxnet yang menyerang fasilitas nuklir di Iran.

Kepala peneliti Kaspersky, Roel Schouwenberg, mengatakan bahwa virus ini adalah perangkat mata-mata mutakhir yang berfungsi menyedot seluruh informasi dalam komputer sasaran. Flame mampu menyalakan sistem audio dan melakukan panggilan pada Skype atau program chat lainnya di komputer korban.

Virus ini juga mampu mengendalikan keyboard dan mengambil citra layar. Tidak hanya itu, Flame dapat mendeteksi bluetooth di sekitar komputer, seperti handphone dan laptop. Jika sudah terhubung, maka Flame akan menyedot informasi dari handphone target.

“Virus ini berada di level yang berbeda. Flame dapat digunakan untuk memata-matai apa yang pengguna lakukan,” kata Schouwenberg.

Menurut data Kaspersky, virus ini telah tersebar di Timur Tengah. Di antaranya sekitar 189 kasus di Iran, 98 kasus di Tepi Barat, 32 di Sudan dan 30 di Suriah. Pemerintah Iran sendiri telah melakukan tindakan antisipasi dalam mengatasi serangan ini.

Tuduh Israel

Kecurigaan pemerintah Iran jatuh pada Israel. Pejabat pertahanan cyber Iran, Kamran Napelian, mengatakan bahwa pola virus sama seperti yang pernah dikirim Israel sebelumnya. Menurutnya, virus itu telah ada di Iran selama enam bulan dan menyebabkan kehilangan data yang besar.

Tim Reaksi Darurat Komputer Nasional Iran (Maher), diberitakan BBC, mengaku telah menemukan penangkalnya. Alat untuk mendeteksi dan menghapus virus Flame dibuat Iran pada Mei dan siap disebarkan ke berbagai instansi di negara tersebut.

Tidak ada bantahan maupun pembenaran dari pihak Israel atas tuduhan tersebut. Wakil Perdana Menteri Israel Moshe Yaalon hanya mengatakan bahwa siapapun yang khawatir akan ancaman Iran maka akan melakukan hal tersebut.

Udi Mokady, kepala eksekutif Cyber-Ark, perusahaan keamanan informasi di Israel, mengatakan ada kemungkinan pemerintah Israel yang menyebar virus tersebut. Menurutnya, hanya ada empat negara yang memiliki teknologi untuk memproduksi virus secanggih itu, yaitu Israel, Amerika Serikat, China dan Rusia.

“Virus ini 20 kali lebih canggih dari Stuxnet. Ini adalah program yang langsung berinteraksi dengan majikannya. Hampir seperti di film fiksi ilmiah,” kata Mokady.

Dampak Virus

Sekali virus telah menginfeksi komputer, maka dampaknya sangat luas. Ia bisa:

  • Menginfeksi file executable dalam komputer Anda sehingga tercemar alias menjadi file virus juga.
  • Menginstall backdoor sehingga dapat memata-matai kegiatan Anda misalnya merekam ketikan keyboard atau mencuri data.
  • Membuat komputer Anda menjadi zombie karena dikendalikan secara remote, misalnya membuat komputer Anda mengirimkan email spam atau menyerang server tertentu (DDoS).
  • Merusak data dengan menghapus data ataupun iseng mengenkripsi data, beberapa malware sengaja mengenkripsi data lalu meminta tebusan untuk mendekrip data tersebut kembali seperti semula.
  • Mengeluarkan pesan-pesan putus cinta atau curhatan, biasanya ini adalah kerjaan virus maker lokal yang pernah merajai dunia pervirusan di Indonesia. Dan seterusnya.

Membersihkan Virus yang Sederhana

Jika virus telah terlanjur menginfeksi komputer Anda, maka mau tidak mau Anda harus mengibarkan bendera perang. Tetapi Anda tidak bertempur sendirian, bahkan lebih tepatnya bukan Anda yang bertempur, Anda memiliki banyak pasukan gratis karena tersedia banyak antivirus gratis (biarpun untuk mendapatkannya tidak selalu gratis karena Anda harus bayar biaya internet) untuk membersihkan virus yang membandel di komputer Anda. Nah sebelum kalap mencoba semua antivirus, Anda sebaiknya mengenali virus apa yang berada di komputer Anda, cara mengetahuinya misalnya dengan mengupload file yang dicurigai ke virustotal.com, VirusTotal (VT) dapat memberikan informasi apa nama virus tersebut dari hasil deteksi puluhan engine antivirus di VT, bisa saja namanya berbeda-beda, tetapi jika mayoritas mendeteksi Sality (contohnya), maka yang Anda perlukan adalah removal sality misalnya SalityKiller dari Kaspersky.

Selain hal ini akan menghemat waktu, juga menghindari kerusakan lebih jauh pada komputer Anda, karena tidak semua antivirus dapat menghadapi virus-virus yang spesifik, ada yang langsung menghapus file yang terinfeksi sehingga menyebabkan hilangnya data Anda. Jadi walau terinfeksi virus, tetaplah berkepala dingin dan jangan panik.

Sember: Dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s